LTX 2.3 Studio
Selamat datang di LTX 2.3 Studio: SaaS generasi video AI all-in-one yang dibangun di atas LTX 2.3. Ubah satu kalimat, gambar, atau klip audio menjadi konten video siap pakai dalam hitungan menit. LTX 2.3 meningkatkan ketajaman detail melalui VAE dan ruang laten yang diperbarui, serta meningkatkan kepatuhan pada prompt dan konsistensi gerak, membuat hasilnya terasa benar-benar siap digunakan. Mulai buat video pendek, storyboard iklan, demo produk, dan animasi prototipe dengan LTX 2.3 hari ini.


Mulai
Workflow LTX 2.3
Tipe 1: Teks-ke-Video (T2V)
Masukkan prompt dan durasi, LTX 2.3 akan menghasilkan video secara langsung, dengan opsi untuk sekaligus menghasilkan audio native (suara ambience, dialog, atau efek). Konektor teks baru memudahkan eksekusi adegan multi-subjek, relasi spasial, dan instruksi gaya dengan lebih tepat.


Tipe 2: Gambar-ke-Video (I2V)
Unggah keyframe dan LTX 2.3 akan menghidupkannya, dengan lebih sedikit masalah umum seperti frame beku atau artefak slow-push (Ken Burns), serta gerak yang lebih nyata dan konsisten. Ideal untuk animasi hero e-commerce, poster animasi, dan pengujian shot karakter.


Tipe 3: Extend & Retake
Gunakan LTX 2.3 untuk memperpanjang klip yang sudah ada atau menghasilkan ulang segmen tertentu, mengurangi biaya rework sambil menjaga kontinuitas shot. Untuk narasi yang lebih panjang, buat segmen pendek terlebih dahulu lalu perpanjang langkah demi langkah.


Cerita pengguna
Apa yang dibuat pengguna kami
Cerita nyata dari komunitas kami
Pengalaman autentik dan karya kreatif yang dibagikan oleh pengguna di seluruh dunia
Bergabunglah dengan ribuan kreator yang menggunakan platform kami
Memuat cerita pengguna...
Ingin karya Anda ditampilkan di sini?
Bagikan cerita AndaKapabilitas inti
Mengapa memilih LTX 2.3?
LTX 2.3 dioptimalkan untuk output siap produksi: lebih tajam, lebih patuh pada prompt, lebih baik dalam gerak, dengan audio native yang lebih bersih dan video vertikal native. Anggap ini sebagai mesin fondasi untuk pipeline konten video Anda.
- Detail & tekstur lebih tajam
- LTX 2.3 menggunakan VAE yang diperbarui dan ruang laten yang dioptimalkan untuk meningkatkan fidelitas pada tekstur, helai rambut, dan tepi, sehingga mengurangi ketergantungan pada sharpening pascaproduksi.
- Pemahaman prompt lebih kuat
- LTX 2.3 meningkatkan konektor teksnya agar lebih stabil menangani prompt kompleks (multi-subjek, relasi spasial, dan batasan gaya), dengan lebih sedikit drift atau output melenceng.
- Audio native lebih bersih
- LTX 2.3 mengurangi artefak dan audio dropouts berkat data pelatihan yang lebih bersih dan vocoder baru. Mendukung generasi audio tersinkron dan workflow video berbasis audio.
- Vertikal & multimodal dalam satu
- LTX 2.3 mendukung output vertikal native hingga 1080×1920 untuk platform video pendek, serta mencakup workflow teks, gambar, dan audio-ke-video, termasuk extend dan retake.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apa itu LTX 2.3?
LTX 2.3 adalah salah satu rilisan open-source dari model generasi video milik Lightricks. Mendukung teks-ke-video, gambar-ke-video, audio-ke-video, dan lainnya, dengan kemampuan audio native dan video vertikal.
- Peningkatan apa yang dibawa LTX 2.3 dibanding versi sebelumnya?
LTX 2.3 berfokus pada detail yang lebih baik (VAE/ruang laten baru), pemahaman prompt yang lebih baik (konektor teks lebih besar), gerak yang lebih konsisten pada gambar-ke-video, audio lebih bersih, dan output video vertikal native.
- Berapa lama LTX 2.3 dapat menghasilkan dalam satu kali proses?
Pada beberapa layanan inferensi yang di-host, LTX 2.3 dapat menghasilkan hingga sekitar 20 detik dalam satu generasi, dan Anda dapat terus memperpanjang klip menggunakan workflow extend.
- Frame rate dan resolusi apa yang didukung LTX 2.3?
Opsi seperti 24/48 FPS tersedia melalui API dan endpoint hosting yang didukung, dengan output resolusi lebih tinggi juga dimungkinkan. Video vertikal dapat mencapai 1080×1920, dilatih secara native, bukan hasil crop.
- Apa rekomendasi untuk penggunaan komersial dan deployment?
Pada beberapa platform, LTX 2.3 dicatat berlisensi Apache 2.0 sehingga dapat digunakan untuk proyek komersial. Jika menggunakan produk desktop atau distribusi tertentu, pastikan juga meninjau ketentuan lisensi komersialnya.